Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hamas Sepakat Lucuti Senjata Usai Trump Sampaikan Rencana Board of Peace

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Hamas telah sepakat melucuti senjata secara menyeluruh sebagai bagian dari tahap kedua kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dimediasi AS. Kesepakatan ini merupakan bagian dari "Rencana 20 Poin Trump" dan akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari kelompok bersenjata kecil hingga pembongkaran infrastruktur militer Hamas berskala besar seperti terowongan dan gudang senjata. Israel berkomitmen menarik pasukannya dari Gaza setelah pelucutan senjata tuntas, dan Pasukan Stabilisasi Internasional akan bekerja sama dengan kepolisian baru Palestina untuk mengamankan Gaza.

Namun, implementasi kesepakatan ini menghadapi hambatan serius. Pejabat Israel menyatakan ketentuan yang diajukan belum memuaskan, sementara sebuah kantor pemerintah Israel menilai proposal belum mengakomodasi tuntutan Yerusalem. Data PBB mencatat dalam enam bulan terakhir, serangan Israel masih berlanjut di Gaza hingga menewaskan 1.180 orang dan melukai 3.810 lainnya. Konflik ini berawal dari serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.200 orang, dan balasan militer Israel yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza telah merenggut lebih dari 73.290 jiwa.

Di sisi lain, Indonesia menegaskan pasukannya tidak akan melucuti senjata kombatan di Gaza. Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Indonesia telah menyampaikan national caveats atau batasan nasional saat bergabung dengan ISF, yang mencakup larangan melakukan operasi militer termasuk demiliterisasi wilayah Palestina.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait