Hamas Tolak Kemungkinan Penundaan Pemilu Legislatif Palestina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hamas menolak usulan penundaan pemilu Dewan Legislatif Palestina yang dijadwalkan pada 28 November 2026. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan keprihatinannya terhadap komentar pejabat Otoritas Palestina yang mengisyaratkan kemungkinan pemilihan tidak akan tepat waktu. Hamas mendesak agar proses pemilihan tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin keadilan dan kebebasan pemilu segera diselesaikan.
Qassem menuduh pimpinan Palestina memanfaatkan isu pemilihan demi kepentingan partisan. Ia berargumen bahwa keputusan mengenai sistem politik Palestina tidak boleh terus berada di bawah kendali satu faksi saja. Hamas juga menyatakan bahwa pengaturan politik dan administratif yang diperlukan harus segera diselesaikan agar pemungutan suara dapat berlangsung lancar.
Pernyataan ini merespons komentar pejabat senior Fatah, Jibril Rajoub, yang minggu ini menyatakan keraguannya terhadap kemampuan pemilu dilaksanakan pada 28 November. Rajoub mengatakan konsensus politik yang diperlukan belum tercapai, sehingga pelaksanaan pemilu pada tanggal yang ditentukan masih belum pasti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.21
Israel Ancam Perang Habis-habisan Lawan Otoritas Palestina di Tepi Barat
Detik.com · 9 September 2026 pukul 11.45
Inggris Larang Total Impor Produk dari Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
Berita terkait
Palestina Bersiap Gelar Pemilu Legislatif Pertama dalam Hampir 20 Tahun
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 23.55
Budi Arie Perjelas Pernyataannya Soal Pemilu Dipercepat: Politik itu kan art of possibility
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.41
Pemakaman Mladic Jadi Ujian Politik Jelang Pemilu Serbia
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.49
Respons Pernyataan AHY, Gerindra Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.05