Hanura Usul Sistem Pemilu 2029 Gabungkan Proporsional Terbuka-Tertutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Hanura mengusulkan perubahan sistem pemilu legislatif 2029 dengan menggabungkan sistem proporsional terbuka dan tertutup. Usulan ini menuruti Wakil Ketua Umum Hanura, Patrice Rio Capella, pasca agenda konsolidasi di Kepulauan Riau. Sistem proporsional terbuka saat ini dianggap terlalu mirip pasar bebas, sehingga kader aktif membangun partai bisa tersingkir karena kalah modal. Hanura mengusulkan sistem kombinasi yang memberi kursi pertama kepada caleg berdasarkan urutan partai, sementara kursi berikutnya ditentukan perolehan suara terbanyak. Tujuannya meningkatkan kualitas DPR dan DPRD pada Pemilu 2029 serta memperkuat peran partai dalam menentukan calon yang berkualitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.12
DPP Partai Hanura Siapkan Mekanisme Evaluasi Caleg Menjelang Pemilu 2029
Berita terkait
?Rio Capella Pimpin Satgas Hanura, Mulai Bergerak Keliling Indonesia untuk Perkuat Struktur Partai
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 23.58
Pemilu 2029 Dipisah, Mengapa Aturan Pelaksana Belum Beres?
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.09
Pakar Minta DPR Segera Siapkan Naskah Akademik-Draf RUU Pemilu untuk Dibahas
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 19.02
Pemilu 2029: Jangan Biarkan Demokrasi Dikendalikan Algoritma
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.14