Hanura Usul Sistem Pemilu 2029 Gabungkan Proporsional Terbuka-Tertutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Hanura mengusulkan perubahan sistem pemilu legislatif 2029 dengan menggabungkan sistem proporsional terbuka dan tertutup. Usulan ini menuruti Wakil Ketua Umum Hanura, Patrice Rio Capella, pasca agenda konsolidasi di Kepulauan Riau. Sistem proporsional terbuka saat ini dianggap terlalu mirip pasar bebas, sehingga kader aktif membangun partai bisa tersingkir karena kalah modal. Hanura mengusulkan sistem kombinasi yang memberi kursi pertama kepada caleg berdasarkan urutan partai, sementara kursi berikutnya ditentukan perolehan suara terbanyak. Tujuannya meningkatkan kualitas DPR dan DPRD pada Pemilu 2029 serta memperkuat peran partai dalam menentukan calon yang berkualitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.12
DPP Partai Hanura Siapkan Mekanisme Evaluasi Caleg Menjelang Pemilu 2029
Berita terkait
DPP Hanura Berkonsolidasi ke DPD dan DPC Menjelang Pemilu 2029
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 13.03
Dilantik, Pengurus Hanura DIY 2026-2031 Targetkan Hasil Maksimal di Pemilu 2029
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 07.34
DPR Didesak Tuntaskan RUU Pemilu Sebelum Akhir 2026
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.48
Sebut Ada 5 Kader Parpol Besar Siap Gabung, Hanura: Kita Akan 'Mengaum'
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.32