Harga Pertamax & BBM Nonsubsidi Turun, Bahlil: Mengikuti Pasar Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi penurunan harga BBM nonsubsidi termasuk Pertamax mengikuti tren harga minyak mentah dunia atau ICP (Indonesia Crude Price). Menurut Bahlil, mekanisme pasar menentukan bahwa ketika harga dunia turun, harga BBM nonsubsidi otomatis terkoreksi, begitu pula sebaliknya jika harga naik.
Badan usaha penyedia BBM melakukan penyesuaian harga sebagai konsekuensi dari pergerakan harga minyak global. Bahlil menegaskan bahwa arah harga BBM nonsubsidi ke depan sepenuhnya bergantung pada perkembangan harga minyak dunia.
Meskipun kondisi geopolitik global tetap tidak menentu, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan. Pernyataan ini disampaikan Bahlil di Istana Negara pada Senin, 3 Juli 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.39
Bahlil Lahadalia Lantik 4 Pejabat Baru Kementerian ESDM
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.06
Prabowo Larang Bahlil Naikkan Harga Pertalite dan Solar
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Punya Arahan Khusus soal Harga BBM Bersubsidi
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 08.16
Bos Chevron Nyalakan Sinyal Bahaya Pasar Energi Global,AS Siapkan Pipa Rahasia?
Berita terkait
Harga Pertamax Turun, Turbo Lumayan
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 04.52
Pertamina Turunkan Harga Pertamax Menjadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 23.48
Resmi, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 15 Agustus
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 11.33
Pemerintah Perlu Waspadai Migrasi Konsumen Pertamax ke Pertalite
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.30