Haris Rusly Moti: Ada Kekuatan yang Mendaur Ulang Prahara Agustus 2025
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemrakarsa 98 Resolution Network Haris Rusly Moti menilai aksi massa 27 Agustus 2026 yang mendesak pemberantasan korupsi dan penyitaan aset koruptor sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan Presiden Prabowo telah mengambil langkah lebih jauh dari tuntutan gerakan, terutama dalam mencegah kebocoran kekayaan negara dan menindak serta menyita aset koruptor terkait oligarki tambahan sumber daya alam. Haris juga menyatakan perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dikritik publik. Namun, ia menilai momentum aksi tersebut provokatif karena diduga ada kekuatan senyap yang ingin mendaur ulang prahara Agustus 2025 yang menyebabkan kerusuhan dan penjarahan rumah pejabat negara, sekaligus menyebabkan kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online.
Bagikan
Berita terkait
'Sepertinya Budi Arie Ketum Projo Tahu Siapa Saja Ring Satu Istana yang Korupsi'
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 12.40
Budi Arie:Kalau Berantas Korupsi, Harus Disapu dari Pusat Kekuasaan
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 20.30
Budi Arie: Kalau Berantas Korupsi, Harus Disapu dari Pusat Kekuasaan
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 20.30
Wacana Pembentukan Pengadilan Ad Hoc Terkait BUMN, Menkum Sampaikan Klarifikasi
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.03