Hasan Nasbi Duga Makalah MBG untuk Nobel Bukan dari Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyatakan bahwa makalah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk nominasi Nobel Perdamaian 2026 kemungkinan bukan berasal dari pemerintah. Ia mengatakan tidak melihat adanya keterlibatan pemerintah dan menyatakan perlu dilakukan pengecekan. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari mengkonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan investigasi terkait hal ini. Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benni Irwan juga melakukan klarifikasi internal setelah Kemendagri disebut-sebut terlibat. Ia memeriksa keabsahan surat bernomor ND/KIE/001/I/2026 yang viral di media sosial dan berkoordinasi dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) karena nama seorang pegawai, Ashar dari Dirjen Polpum, tercantum dalam makalah tersebut. IPDN membantah keterlibatannya, tetapi Benni belum mendapatkan hasil klarifikasi resmi. Makalah yang berisi proposal MBG dan nominasi Nobel Perdamaian ini telah beredar luas di media sosial, salah satunya diposting oleh akun @Txtdariugm yang menyebutkan Prabowo sebagai salah satu penulisnya.
Bagikan
Berita terkait
Kepala BNPB: Presiden Akan Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa di NTT
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.19
Anggaran Pendidikan 2027 Capai Rp820,9 Triliun, Rp240 Triliun untuk Program MBG
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.10
Zulhas Ungkap Pemerintah Fokuskan MBG di 3T, Target Sebulan Selesai
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Prabowo Didesak Evaluasi MBG dan Klarifikasi Isu Nepotisme
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 13.44