Hasan Nasbi Duga Makalah MBG untuk Nobel Bukan dari Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyatakan bahwa makalah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk nominasi Nobel Perdamaian 2026 kemungkinan bukan berasal dari pemerintah. Ia mengatakan tidak melihat adanya keterlibatan pemerintah dan menyatakan perlu dilakukan pengecekan. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari mengkonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan investigasi terkait hal ini. Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benni Irwan juga melakukan klarifikasi internal setelah Kemendagri disebut-sebut terlibat. Ia memeriksa keabsahan surat bernomor ND/KIE/001/I/2026 yang viral di media sosial dan berkoordinasi dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) karena nama seorang pegawai, Ashar dari Dirjen Polpum, tercantum dalam makalah tersebut. IPDN membantah keterlibatannya, tetapi Benni belum mendapatkan hasil klarifikasi resmi. Makalah yang berisi proposal MBG dan nominasi Nobel Perdamaian ini telah beredar luas di media sosial, salah satunya diposting oleh akun @Txtdariugm yang menyebutkan Prabowo sebagai salah satu penulisnya.
Bagikan
Berita terkait
Siapa Saja 13,3 Juta Buruh yang Dapat Guyuran Bantuan Rp900 Ribu?
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.14
Bahlil Ambil Tugas Baru, Hilirisasi dan Transisi Energi Masuk Satu Komando
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 18.40
Program Magang Lanjut ke 2027, Pemerintah Bidik 150 Ribu Peserta
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.33
Pemerintah Siapkan KPR Subsidi Bagi Pekerja Bergaji Hingga Rp 17 Juta, Bunga 6 Persen
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15