Heboh Pria di Bali Jadi 'Kiper' untuk Turis WNA, Polisi Selidiki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena 'kiper'—pria lokal Bali yang menawarkan layanan seksual kepada wisatawan asing—mendapat perhatian publik akhir-akhir ini. Praktik ini biasanya dimulai dari pertemanan di lokasi wisata seperti restoran atau pantai, di mana pria lokal bertindak sebagai teman jalan atau pemandu informal, kemudian hubungan berkembang ke arah transaksional. Menurut penelitian Made Kurnia Widiastuti Giri (2018) dari Undiksha, faktor ekonomi menjadi pendorong utama munculnya fenomena ini, terutama di Pantai Lovina, Buleleng. Para pria yang terlibat seringkali menganggung biaya hidup sehari-hari yang tidak mencukupi, sehingga melihat peluang dalam menjalin hubungan dengan wisatawan asing yang memiliki daya beli tinggi. Interaksi ini kemudian bertransformasi menjadi hubungan intim yang bersifat komersial. Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyatakan belum ada laporan resmi terkait praktik ini di wilayahnya, namun kepolisian tetap melakukan pemantauan terhadap tempat usaha pariwisata untuk mencegah penyalahuan. Joseph menegaskan bahwa jika ada kasus pelanggaran kesusilaan dilaporkan, pihak kepolisian akan menanganinya sesuai hukum yang berlaku. Pihaknya juga mengimbau pengusaha pariwisata agar waspada dan mendukung upaya pencegahan agar praktik serupa tidak terulang di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 09.06
Demo 27 Agustus, Kedubes AS Minta Warganya Waspadai Situasi
Berita terkait
Melali Bali Bangun Koneksi Baru lewat Dunia Digital
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.30
Demo RUU Perampasan Aset di Jakarta, Rumah Kolega Botok di Pati Rusak
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.55
Info Perjalanan KAI Commuter Line Menyusul Demo di Gedung DPR RI
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.45
Polda Metro Jaya Periksa 63 Orang rerkait Jaringan Anarko di Aksi DPR
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.38