Helikopter Water Bombing Dikerahkan untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Teluk Bintuni
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengerahkan satu unit helikopter water bombing AS350B3e PK-DBM untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Menurut Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, helikopter tersebut telah melaksanakan 69 kali penyiraman air atau sekitar 69 ribu liter air untuk mendukung pemadaman di sekitar kawasan Tangguh LNG.
Berdasarkan asesmen sementara, kejadian karhutla di Teluk Bintuni tercatat sejak 22 Agustus 2026. Lokasinya berada di kawasan hutan yang cukup lebat dengan pohon tinggi dan vegetasi rapat. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemadaman dari udara karena air yang disemprot tidak selalu mencapai permukaan tanah atau bahan yang terbakar di bawah kanopi.
Meskipun demikian, upaya penyemprotan air dengan helikopter diharapkan dapat membasahi area dan memutus jalur rambatan api agar tidak menyebar lebih luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.55
Masih Ada Hotspot Karhutla di 6 Provinsi, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 20.51
Karhutla Kalimantan Belum Mereda, Panglima Jilah ke Jakarta
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 19.12
BNPB: Hotspot Karhutla di Kalteng Meningkat Jadi 4.359 Titik
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.30
Panglima Jilah Dipanggil Prabowo ke Istana Hari Ini, Bahas Karhutla
Berita terkait
Pemerintah Kerahkan 40 Armada Udara Antisipasi Meluasnya Karhutla, OMC Dioptimalkan
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 07.45
Helikopter Angkut Air dari Kolam Ikan untuk Karhutla Kalsel, Ikan-ikannya Mati
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 16.27
Modifikasi Cuaca di Lampung Juga Untuk Lindungi Habibat Gajah
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.15
3 Provinsi Dikepung Karhutla Diguyur Hujan, BNPB Klaim Hasil OMC
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 01.30