Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Helikopter Angkut Air dari Kolam Ikan untuk Karhutla Kalsel, Ikan-ikannya Mati

Ahmad Jailani, warga Desa Cindai Alus, Kalimantan Selatan, mengaku kerugian besar setelah helikopter BNPB mengambil air kolam ikannya 15 kali tanpa izin pada 27 Agustus 2026. Pengambilan air berulang menyebabkan stres pada ikan yang berjumlah 2 ton, dengan banyak yang mati. Jailani menyalahi usaha ekonomi keluarga yang telah berjalan sejak 2010. Ia menolak pengambilan air tanpa kode dan meminta pertanggungjawaban BNPB Kalimantan Selatan atas kerugian Rp 600 ribu serta kehilangan ikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait