Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan Bukan Alat Represi Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Metro Jaya membentuk Tim Preventive Strike sebagai bagian dari strategi preemptive policing untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sebelum berkembang menjadi tindak pidana atau konflik yang lebih luas. Pendekatan ini bertujuan memperkuat sistem deteksi dini, pemetaan kerawanan, dan langkah-langkah pencegahan berbasis intelijen serta kemitraan dengan masyarakat.
Hendardi, Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, menyatakan bahwa pencegahan merupakan fungsi utama kepolisian dalam paradigma pemolisian modern yang patut didukung, asalkan dijalankan secara profesional dan sesuai prinsip negara hukum. Ia menekankan pentingnya penguatan kehadiran polisi di ruang publik dan sistem deteksi dini berbasis intelijen.
Namun Hendardi juga memperingatkan agar tim preventif tidak beralih menjadi alat represi negara yang menggerogoti hak-hak warga negara. Pembentukan satuan pencegahan sebaiknya tetap berada dalam kerangka peningkatan rasa aman masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif pada kebebasan dan hak asasi manusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.56
SETARA Dukung Tim Preventive Strike Polda Metro: Pencegahan Gangguan Kamtibmas
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 21.02
Haidar Alwi Dukung Tim Preventive Strike Polda Metro: Jadi Benteng Demokrasi
Berita terkait
Polda Metro Tindak 28 Pegiat Medsos Sebar Provokasi-Hoaks, 9 Tersangka
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 19.08
Polda Metro Pastikan Agustus Aman, Minta Masyarakat Tak Khawatir
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.06
Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike, Pengamat Intelijen: Antisipasi Gangguan Kamtibmas
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 12.05
Polda NTT Siaga Penjarahan di Lokasi Gempa Flores
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.50