Hilton Ramal Negara Asia Ini Bakal Jadi Raja Pariwisata Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan hotel global Hilton menganggap India akan menjadi salah satu pasar akomodasi terbesar di dunia dalam satu dekade mendatang. Presiden Hilton Asia Pasifik, Alan Watts, menyatakan bahwa India adalah pasar pariwisata paling menarik secara global dan akan tetap demikian selama dekade berikutnya. Optimisme ini muncul meski pertumbuhan RevPAR Hilton di Asia Pasifik hanya naik sedikit di atas 1% pada kuartal II 2026, terutama dipengaruhi oleh lemahnya pasar China. Sebaliknya, empat pasar Asia lainnya, termasuk India dan Asia Utara, mencatatkan pertumbuhan RevPAR dua digit.
Untuk memanfaatkan peluang ini, Hilton sedang memperluas jaringan hotelnya di India dengan 60 proyek dalam berbagai tahap pembangunan dan komitmen untuk menambah 400 hotel lagi bersama mitra lokal. Strategi ini tidak lagi fokus hanya pada kota-kota besar, melainkan juga menargetkan kota tier dua dan tiga menggunakan merek kelas menengah seperti Hampton dan Spark by Hilton. Model kerja sama melibatkan pemilik properti lokal yang menfinansieri sendiri pembangunan dan kemudian menggandeng Hilton untuk mengelola operasionalnya.
Hilton juga mengincar sektor wisata religi, terutama di destinasi seperti Ayodhya dan Tirupati yang belum banyak memiliki hotel bermerek meskipun menarik banyak pengunjung. Pertumbuhan kelas menengah, peningkatan konektivitas, dan minat yang semakin besar masyarakat untuk bepergian diperkirakan akan mendukung industri pariwisata dan perhotelan India dalam jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
Atasi Krisis Air Gili Trawangan, Gubernur Iqbal Telepon Menteri Lingkungan Hidup
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 21.34
Ezploria Bangun Ekosistem Travel Digital yang Lebih Mudah, Aman, dan Transparan
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 04.41
Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Bidik Pasar Asia-Pasifik
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 02.02
Putri Mahkota Victoria kunjungi NTB, dorong ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 12.56