Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian, Begini Tips dari PLN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN (Persero) menyampaikan pentingnya masyarakat memahami komponen pembayaran listrik dan pola pemakaian energi untuk mengelola konsumsi secara bijak. Executive Vice President PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa jumlah tagihan listrik dipengaruhi oleh tarif listrik, pola penggunaan energi, serta komponen biaya seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ), materai, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berbeda di tiap wilayah. Tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022, sehingga perbedaan pembayaran biasanya disebabkan oleh perubahan pola konsumsi atau komponen biaya lainnya. Pada layanan pascabayar, tagihan dihitung berdasarkan pemakaian kWh tercatat meter plus komponen biaya tambahan. Sedangkan pada layanan prabayar, sebagian token listrik dialokasikan untuk PPJ sebelum dikonversi menjadi kWh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.00
PLN Beli Listrik PSEL Bekasi US$0,20 per kWh, Nilai PJBL Capai Rp792,32 M Setahun
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.19
Berapa Biaya Cas Mobil Listrik di Rumah? Segini Perhitungannya
Berita terkait
Produksi Minyak Rokan Merosot Gara-Gara Pembangkit Listrik
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 18.30
PLN Siagakan Listrik dan Wi-Fi untuk Kelancaran Muktamar NU Ke-35
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.59
Besok Terakhir! PLN Tebar Diskon Tambah Daya 50%
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.55
Panas Bumi Eksisting Bakal Disulap Jadi Tambahan 45 MW Listrik
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.15