Panas Bumi Eksisting Bakal Disulap Jadi Tambahan 45 MW Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PLN Indonesia Power dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani Letter of Intent untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dengan kapasitas total 45 MW. Proyek menggunakan teknologi bottoming untuk memanfaatkan fluida panas bumi yang belum digunakan pada PLTB Ulubelu 30 MW di Lampung dan Lahendong 15 MW di Sulawesi Utara. Kolaborasi ini meningkatkan total potensi pengembangan menjadi 230 MW. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya mengubah potensi panas bumi menjadi listrik untuk manfaat masyarakat dan kemandirian energi. Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi menyatakan panas bumi mendukung pasokan listrik berkelanjutan, seperti yang terbukti dari pengeboran Kamojang sejak 1926.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
PLN Targetkan Kapasitas Geotermal 7,9 GW pada 2033
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 14.17
Pemerintah Percepat Lelang 14 Lokasi Panas Bumi, Tak Lagi Tunggu 10 Tahun
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 14.31
PLN IP Teken LoI dengan PGE, Beli Listrik dari Proyek Panas Bumi 45 MW
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.39
Ibas Sebut Target 100 GW Listrik Bukan Cuma Soal Pembangkit, tapi Fondasi Ekonomi Tangguh
Berita terkait
Kementerian ESDM Terbitkan Izin Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLN
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.40
100 Tahun Uap Panas Bumi Masih Mengalir, Bisa Jadi Saingan Batu Bara
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.00
Bahlil Izinkan PLN Bangun PLTP di Gunung Ungaran
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.44
Pemerintah RI Serius Jalankan Paris Agreement, Ini Buktinya!
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.38