Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Horor Penembakan Sekolah Thailand, Siswa Kabur Memanjat Pagar

Seorang siswa kelas 9 berusia 14 tahun menembak mati delapan orang di Sekolah Debsirin Nonthaburi, Thailand, pada Jumat (07/08). Korban tewas terdiri dari lima guru, kakek dan nenek pelaku, serta seorang pelajar yang meninggal kemudian. Pelaku juga menembak dirinya sendiri. Sedikitnya 22 orang (belakangan dilaporkan 23 orang) mengalami luka-luka.

Menurut kepolisian, pelaku menembak kakeknya yang berusia 73 tahun dan neneknya yang berusia 74 tahun di rumahnya sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Ia kemudian naik bus sekolah sambil membawa pistol kaliber 9 mm milik sang kakek yang terdaftar secara legal. Pelaku mengikuti dua jam pelajaran sebelum melepaskan tembakan sekitar pukul 09.50. Ia menargetkan para guru di lantai enam, menewaskan tiga guru, lalu menembak wakil kepala sekolah dan sekretaris kepala sekolah di tangga. Pelaku tinggal bersama kakek-neneknya karena orang tuanya bercerai dan dikenal sebagai anak yang berprestasi tanpa riwayat agresif.

Insiden ini merupakan penembakan di sekolah kedua di Thailand pada tahun 2026. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul berjanji mengetatkan Undang-Undang Pengendalian Senjata, termasuk membatasi kepemilikan dan membawa senjata api di tempat umum. Thailand memiliki tingkat kepemilikan senjata sipil tertinggi di Asia Tenggara, sekitar 10,3 juta senjata, dan sekitar empat juta di antaranya ilegal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait