Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tembak Mati Pejabat, Politisi Thailand Telepon Jurnalis Lagi Live Streaming

Politisi dan mantan anggota parlemen Thailand, Chalong Riewreang, menembak mati Tongchai Yenprasert, kepala kantor Organisasi Administrasi Provinsi Nonthaburi, pada Senin (10/8) pagi. Setelah kejadian, Chalong menelepon jurnalis dan presenter Naew Na, Anchalee Paireerak, yang sedang siaran langsung di YouTube. Dalam panggilan itu, Chalong mengaku baru melepaskan sekitar lima tembakan ke arah Tongchai, yang merupakan mantan Kolonel Polisi berusia 71 tahun. Anchalee sempat meminta Chalong menjatuhkan senjata, menenangkan diri, dan menunggu polisi. Chalong kemudian ditangkap dan mengakui perbuatannya.

Motif penembakan diduga terkait utang. Chalong mengungkapkan kepada Anchalee bahwa ia menembak Tongchai karena korban menolak membayar utang 11 juta baht (sekitar Rp5,9 miliar) yang diklaim sebagai haknya. Tongchai menderita empat luka tembakan di dagu, wajah, dahi, dan leher. Ia sempat mendapat tindakan resusitasi di lokasi, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Phranangklao, tetapi dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit. Sopir korban, Yod, juga terkena tembakan di lengan kanan dan selamat setelah operasi.

Sebelumnya, Chalong sempat mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak berniat menembak korban, hanya ingin berbicara untuk menagih utang. Chalong pernah menjadi anggota parlemen dari Partai Thai Citizen dan Partai Pheu Thai, lalu kalah dalam pemilu 2023 saat maju dari Partai Bhumjaithai yang dipimpin PM Anutin Charnvirakul.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait