Houthi Makin Perkasa, Koalisi Pimpinan Arab Saudi Harus Ubah Strategi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mayor Jenderal Turki al-Maliki, juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, menyatakan dukungan operasional penuh kepada pasukan pemerintah Yaman untuk melawan kelompok Houthi. Dalam pernyataannya di platform X, al-Maliki mengutuk serangan Houthi terhadap Yaman, Arab Saudi, serta kapal-kapal Saudi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb. Ia menegaskan komitmen Arab Saudi untuk mempertahankan keamanan nasional, kawasan, dan internasional. Eskalasi konflik ini dinilai sebagai yang paling serius sejak gencatan senjata beskala besar yang dikelola PBB pada 2022. Menurut Ibrahim Jalal, analis pertahanan Yaman, pemerintah Yaman yang diakui internasional beserta sekutunya kini menghadapi Houthi yang telah berevolusi menjadi kekuatan militer yang tangguh dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi ini menuntut strategi baru dari koalisi Arab Saudi agar tetap relevan dan efektif di medan perang.
Bagikan
Berita terkait
Houthi Merudal Situs Minyak Aramco, Klaim Balas Dendam atas Agresi Arab Saudi
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 06.13
Putra Mahkota Mohammed bin Salman: Houthi Memilih Chaos, Arab Saudi Tak Akan Kompromi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 08.55
Duo Arab Pecah! Saudi-UEA Kini Didesak Bersatu Lawan Houthi di Yaman
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.00
Perang Saudara Menggila di Arab, Ratusan Tewas-Pengungsi "Meledak"
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 22.00