Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Houthi Rebut Kota Pelabuhan Kunci di Laut Merah

Kelompok Houthi di Yaman berhasil merebut kota pelabuhan strategis Mocha di Laut Merah pada Kamis (10/9), menandai eskalasi konflik dengan pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi. Serangan ini merupakan bagian dari ofensif yang diluncurkan sejak pekan lalu, yang juga mencakup gempuran ke wilayah Saudi menyebabkan puluhan orang terluka. Houthi kini bergerak menuju Selat Bab al-Mandab, jalur perairan vital yang menghubungkan Asia ke Eropa melalui Laut Merah dan Terusan Suez. Penguasaan ini memperkuat kemampuan maritim Houthi untuk mengganggu lalu lintas perdagangan global, terutama dengan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. Harga minyak AS (WTI) dan Brent North Sea crude melampaui US$100 per barel akibat ketegangan ini. Selain Mocha, Houthi juga menyita Pulau Zuqar di Laut Merah selatan melalui serangan roket dan serbuan darat. Pertempuran ini memicu eksodus warga sipil menuju Aden, dengan data Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menunjukkan hampir 20.000 orang terpaksa mengungsi sejak pekan lalu. Lebih dari 500 orang tewas dalam pertempuran terbaru, mayoritas kombatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait