Houthi Rebut Kota Pelabuhan Kunci di Laut Merah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi di Yaman berhasil merebut kota pelabuhan strategis Mocha di Laut Merah pada Kamis (10/9), menandai eskalasi konflik dengan pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi. Serangan ini merupakan bagian dari ofensif yang diluncurkan sejak pekan lalu, yang juga mencakup gempuran ke wilayah Saudi menyebabkan puluhan orang terluka. Houthi kini bergerak menuju Selat Bab al-Mandab, jalur perairan vital yang menghubungkan Asia ke Eropa melalui Laut Merah dan Terusan Suez. Penguasaan ini memperkuat kemampuan maritim Houthi untuk mengganggu lalu lintas perdagangan global, terutama dengan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. Harga minyak AS (WTI) dan Brent North Sea crude melampaui US$100 per barel akibat ketegangan ini. Selain Mocha, Houthi juga menyita Pulau Zuqar di Laut Merah selatan melalui serangan roket dan serbuan darat. Pertempuran ini memicu eksodus warga sipil menuju Aden, dengan data Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menunjukkan hampir 20.000 orang terpaksa mengungsi sejak pekan lalu. Lebih dari 500 orang tewas dalam pertempuran terbaru, mayoritas kombatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 18.20
Houthi Rebut Kota Strategis al-Makha, Pukulan Telak bagi Pasukan Yaman yang Didukung Arab Saudi
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 04.40
Perang Yaman Berkecamuk! Pemberontak Houthi dan Pasukan Pro-Saudi Berebut Sanaa dan Laut Merah
Berita terkait
Arab Saudi Marah Serangan Houthi Lukai 73 Orang
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.36
Bentrokan Sengit Houthi vs Pasukan Yaman Berlanjut, 300 Orang Tewas
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.42
Bentrokan Sengit Houthi dan Pasukan Yaman, 81 Orang Tewas
Detik.com · 4 September 2026 pukul 17.44
Akankah Houthi Seret Yaman ke Pusaran Konflik Timur Tengah?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.22