Hujan Abu Gunung Anak Krakatau, BPBD Jabar Imbau Warga Pakai Masker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, melalui Kepala Pelaksana Teten Ali, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar rumah akibat hujan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Imbauan ini disampaikan setelah Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II mendeteksi sebaran abu vulkanik yang mencakup sebagian wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB. Deteksi ini didasarkan pada analisis citra RGB Himawari-9.
Teten Ali juga menyarankan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama hujan abu berlangsung, menutup pintu, jendela, dan ventilasi rumah untuk mengurangi masuknan abu, serta menghindari mengemudi jika jarak pandang terganggu. Pembersihan abu vulkanik disarankan dilakukan dengan hati-hati agar abu tidak kembali terbawa angin.
Masyarakat diimbau untuk secara aktif memantau informasi resmi dari BPBD, PVMBG/Badan Geologi, dan BMKG terkait perkembangan situasi sebaran abu Gunung Anak Krakatau. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi terkini dan mengambil keputusan yang tepu
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 10.50
Aktivitas Vulkanis Menurun, Bakom Imbau Warga Sekitar Gunung Anak Krakatau Tetap Waspada
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 10.38
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Ini Sebab Letusan Tak Terlihat
kumparan · 8 September 2026 pukul 20.44
Bersihkan Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Lanjutkan OMC hingga 10 September
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.32
BMKG Pastikan 8 Bandara Aman dari Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemda Diminta Bagikan Masker dan Siaga 24 Jam
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.04
Polres Metro Bekasi Kota Bagikan Masker, Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 20.21
Polda Metro Cek Stok dan Harga Masker Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 10 September 2026 pukul 12.52
Pemkot Bogor Ungkap Penderita ISPA Meningkat Jadi 1.824 Kasus
Detik.com · 9 September 2026 pukul 15.28