Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemkot Bogor Ungkap Penderita ISPA Meningkat Jadi 1.824 Kasus

Pemerintah Kota Bogor mencatat kualitas udara telah membaik dan berada dalam kategori aman setelah terpapar abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Ana Ismawati, mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan pembatasan kegiatan di luar ruangan. Untuk antisipasi, Dinas Kesehatan telah mendistribusikan 190.000 masker ke masyarakat, khususnya kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan pekerja luar ruangan.

Dalam laporannya, tercatat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Asma. Pada 8 September 2026, total penderita ISPA dan Asma mencapai 2.022 kasus, naik dari 1.669 kasus pada 7 September. ISPA sendiri naik dari 1.472 menjadi 1.824 kasus (meningkat 24 persen), sementara kasus Asma naik dari 25 menjadi 29 kasus. Kasus Dermatitis juga mengalami peningkatan dari 70 menjadi 74 kasus, sementarkan kasus konjungtivitis stabil pada 36 kasus.

Ana menegaskan bahwa peningkatan kasus kesehatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti dinamika cuaca, daya tahan tubuh, dan perilaku individu. Hubungan langsung antara kenaikan kasus tersebut dengan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau mas masih membutuhkan kajian medis lebih lanjut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait