Hujan Masih Guyur Semarang saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kota Semarang, Jawa Tengah, mengalami hujan intensitas sedang dalam beberapa hari terakhir meskipun memasuki musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hujan dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer Rossby di Pulau Jawa. Suhu permukaan laut yang hangat di pesisir Jawa Tengah meningkatkan penguapan, memperbesar potensi pembentukan awan hujan, didukung kelembapan udara yang tinggi.
BMKG memastikan Jawa Tengah sudah memasuki musim kemarau dengan puncak pada Agustus. Masyarakat diimbau waspada terhadap hujan lokal yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama sore hingga malam hari untuk satu hingga dua hari ke depan. Selain itu, diharapkan masyarakat mulai menghemat air karena intensitas hujan diperkirakan berkurang menjelang puncak musim kemarau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 11.10
BMKG Peringatkan Hujan Petir dan Gelombang 2,5 Meter Hari Ini
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 07.15
BMKG: Waspada hujan petir di bagian barat Indonesia pada Minggu
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.30
Daftar 9 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini Menurut BMKG
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 07.40
Kenapa Masih Hujan Padahal El Nino Menguat?
Berita terkait
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang, Ini Daftar Wilayahnya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.15
BMKG Ungkap Puncak Kemarau Semarang hingga September 2026: Waspada Karhutla
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.10
Kapan Hujan Guyur Kalimantan Usai Kebakaran Hebat? Ini Kata BMKG
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.25
Prakiraan Cuaca Jabodetabek: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Terjadi Hari Ini
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 10.00