Hukum Pembunuhan dalam Islam: Membunuh Satu Jiwa Seolah Membunuh Seluruh Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel SINDOnews membahas hukum pembunuhan dalam Islam sebagai respons terhadap kasus pembunuhan dengan mutilasi yang kembali terjadi di Indonesia. Islam menempatkan nyawa manusia sebagai anugerah Allah SWT yang wajib dijaga dan dilindungi; tidak ada agama yang lebih menghargai nyawa daripada Islam.
Dasar utamanya adalah QS Al-Maidah 5:32: membunuh satu jiwa tanpa alasan syar'i (bukan qisas atau fasad di muka bumi) sebanding dengan membunuh seluruh umat manusia. Contoh historis dicatat saat Khalifah Utsman bin Affan menolak memerangi pemberontak yang mengepungnya, dengan alasan membunuh satu nyawa berarti membunuh semua nyawa (riwayat Said bin Manshur, dishahihkan Syeikh Shalih Al 'Ushoimi).
Pembunuhan dikategorikan dosa besar, paling berat setelah syirik. Nabi Muhammad SAW menegaskan hal ini dalam hadisnya. Artikel menggarisbawahi perlindungan kuat Islam terhadap darah dan jiwa sebagai fondasi keadilan dan ketertiban masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Mengemis Jadi Profesi, Ini Ancaman Keras Rasulullah SAW
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 16.38
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Begini Penjelasan Hadis Nabi SAW
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 05.15
Pembunuh Ibu dan Nenek di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 02.50
MUI Kecam Challenge Hafalan Surah Ad-Duha Demi Miras, MC Minta Maaf
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.08