HUT ke-81 RI, Joane Win Serukan Solidaritas dan Kemandirian Perempuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam memperingati HUT ke-81 RI, pendiri Regina Art, Joane Win, menekankan bahwa kemerdekaan perempuan harus bermakna konkret: berdaulat atas diri sendiri, bebas dari stigma dan dominasi budaya patriarki, serta memiliki akses pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan aman dari kekerasan. Data BPS 2025 menunjukkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja perempuan hanya 56,63 persen, jauh di bawah laki-laki 84,40 persen. Komnas Perempuan mencatat 376.529 kasus kekerasan terhadap perempuan pada 2025, angka yang Joane lihat juga mencerminkan keberanian korban untuk melapor. Ia memandang seni pertunjukan sebagai ruang merebut narasi perempuan, namun menegaskan perlindungan hukum seperti UU TPKS tetap esensial. Joane mendorong pendidikan, kemandirian ekonomi, dan solidaritas antarsesama perempuan (sisterhood) agar perempuan benar-benar memiliki posisi tawar dan ruang menentukan hidupnya. Harapannya, pada usia ke-81 ini, kemerdekaan perempuan bukan sekadar slogan melainkan tanggung jawab bersama keluarga, pendidikan, dan komunitas seni.
Bagikan
Berita terkait
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Tegaskan Semangat Kebersamaan di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 23.55
Prabowo-Gibran Berdampingan Saksikan Karnaval Kemerdekaan di Monas
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.34
HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Satgas Operasi Damai Cartenz Patroli Pengamanan di Intan Jaya
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.30
Istana soal Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Selama ini Akrab, Bestie
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.50