Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
Hutan seluas 87 hektare di Gunungkidul dikembangkan menjadi kawasan pangan berbasis nangka oleh Pertamina, UGM, dan DLHK DIY. Program Hutan Lestari Wanaboga Nangka diproduksi untuk memenuhi kebutuhan nangka muda gori gudeg Yogyakarta yang mencapai 9 ton/hari, saat produksi lokal hanya 2 ton/hari. Program melibatkan 400 petani lokal dengan sistem tumpangsari dan pengairan energi bersih, diproyeksikan menjadi sumber pasokan mandiri serta edukasi dan wisata.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina Patra Niaga Dukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Penyaluran LPG
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 07.47
Petani di Bandung Manfaatkan Panas Bumi untuk Hasilkan Pupuk GeO-Fert
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.40
Hari Tani Nasional, Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani
JawaPos · 24 September 2026 pukul 11.00
Tata Kelola Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang Kolaboratif, Efektif dan Berkelanjutan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 09.38