Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IAEA Bakal Angkut Material Nuklir dari 'Situs 99' Suriah, Ada Peran AS dan Israel

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan memindahkan material nuklir dari sebuah situs rahasia di Suriah, yang disebut 'Situs 99'. Kesepakatan ini dicapai melalui diplomasi antara Amerika Serikat, Israel, dan Suriah. Laporan Axios pada 11 Agustus 2026 mengungkap bahwa pemerintahan Trump dan IAEA berupaya keras mengamankan material tersebut guna mencegah eskalasi yang melibatkan Israel, Suriah, dan Turki. Proses diplomasi berlangsung selama berbulan-bulan dengan pertukaran ancaman di balik layar, namun berhasil diselesaikan beberapa minggu lalu.

Setelah Israel mengebom reaktor nuklir Suriah pada 2007, program nuklir Suriah hancur sebagian besar, meskipun beberapa situs penelitian dan penyimpanan masih tersisa namun tidak aktif. Jatuhnya rezim Bashar al-Assad membuka jalan bagi IAEA menandatangani kesepakatan dengan pemerintah baru Suriah di bawah Presiden Ahmed al-Sharaa. Kesepakatan ini mengizinkan IAEA mengunjungi reaktor Al-Kibar dan situs-situs lain terkait aktivitas nuklir masa lalu. Pemerintah baru Suriah berupaya menyelesaikan warisan sensitif rezim Assad, termasuk berkas senjata nuklir dan kimia, untuk memulihkan posisi internasional negara tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait