Menhan Israel Bersumpah Pasukan Akan Tetap Berada di Lebanon-Suriah-Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa pasukan Israel akan tetap berada di "zona keamanan" di Lebanon selatan, Suriah, dan Gaza. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke Lebanon selatan pada 12 Agustus, hampir dua bulan setelah kesepakatan kerangka kerja AS yang melibatkan perlucutan senjata Hizbullah dan penarikan bertahap pasukan Israel. Katz menegaskan bahwa pasukan Israel tidak akan ditarik kembali dari zona tersebut untuk melindungi komunitas di utara Israel. Militer Israel juga mengklaim telah menghancurkan infrastruktur bawah tanah dan rumah-rumah di Lebanon selatan. Konflik ini dimulai ketika Hizbullah, yang didukung Iran, menyerang Israel pada Maret dengan rudal, memicu respons udara dan serangan darat Israel di Lebanon selatan. Di Suriah, Israel telah melakukan serangan berulang untuk menciptakan zona demiliterisasi. Di Gaza, pasukan Israel mendudaki lebih dari 60% wilayah. Pemerintah Israel juga menolak rencana damai Gaza yang didukung AS dan Hamas, menuntut penyerahan senjata Hizbullah dan Hamas sebelum mengundurkan pasukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.28
72% Warga Palestina Tolak Pelucutan Senjata Hamas sebelum Penarikan Penuh Israel
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 22.00
Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.29
AS dan Israel Sepakat Pindahkan Material Nuklir dari Lokasi Rahasia di Suriah
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 10.38
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak akan Dibuka Lagi Tanpa Berakhirnya Perang di Gaza dan Lebanon
Berita terkait
Netanyahu Ancam Balas Musuh Israel: Kalian Akan Terima Pukulan Jauh Lebih Berat
Detik.com · 15 September 2026 pukul 04.45
Israel Ledakan 1.100 Ton Bom di Negara Arab Ini, Picu Gempa M 4,1
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.10
Israel Ledakkan 1.100 Ton Bom di Negara Arab Ini, Picu Gempa M 4,1
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.10
Pasukan UNIFIL Laporkan Peningkatan Tajam Aktivitas Militer Israel di Lebanon Selatan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 15.00