Ibas: Jangan Sampai Teknologinya AI, tapi Kebijakannya Masih 'Katanya'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ibas Yudhoyono dalam Seminar Nasional di DPR RI menekankan pentingnya legislasi berbasis data di era AI. Ia menyatakan perkembangan AI harus diiringi perubahan kebijakan yang bertumpu pada data akurat, bukti kuat, sistem terintegrasi, dan partisipasi masyarakat. Ibas menyoroti masalah data yang tidak terhubung di layanan pemerintah, padahal setiap warga memiliki NIK tunggal. Ia menekankan 'Satu Data Indonesia' bukan menyimpan semua data di satu tempat, tetapi memastikan data akurat, standar sama, sistem terhubung, dan aman. Tantangan utama meliputi: data bersih dan benar, standar data valid, integrasi sistem, keamanan data, dan partisipasi masyarakat yang bermakna. Ibas juga mengingatkan bahwa AI harus mengikuti nilai konstitusi dan menanyakan 'apa yang boleh dilakukan AI' bukan hanya 'apa yang bisa dilakukan AI'.
Bagikan
Berita terkait
DPR 'Tumben' Terima Pendemo, RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Cuma Kejar Tayang
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 18.19
Google Hadirkan Fitur AI Berbasis Suara di Gmail, Docs, dan Keep
JawaPos · 4 September 2026 pukul 16.15
Merasa Terganggu? Ini Cara Mudah Nonaktifkan Gemini di Gmail hingga Chrome
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 16.04
Dibeli Nvidia Rp 227 Triliun, Pendiri Hugging Face Kantongi Duit Fantastis
Detik.com · 4 September 2026 pukul 16.00