Ilmuwan: Formasi Struktur Bahtera Nuh Mengundang Tanda Tanya Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekelompok peneliti arkeologi dari proyek 'Noah's Ark Scans' telah melakukan pemindaian radar penembus tanah (GPR) di Formasi Durupınar, sebuah struktur geologis berbentuk kapal di provinsi Ağrı, Turki, yang diduga sebagai sisa-sisa Bahtera Nuh. Menggunakan sistem BakhtarRadar yang dikategorikan sebagai 'CT scan untuk bumi', tim berhasil memindai area tersebut hingga kedalaman sekitar 95 meter. Andrew Jones, pendiri proyek dan peneliti arkeologi, menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya data bawah permukaan dari lokasi tersebut berhasil diperoleh. Hasil pemindaian mengungkapkan bahwa Formasi Durupınar tidak terdiri dari satu blok batu padat yang utuh, melainkan menunjukkan struktur yang lebih kompleks di bawah permukaan. Penemuan ini ditampilkan dalam cuplikan untuk episode mendatang program 'Unreported' di NewsNation. Selama ini, terdapat berbagai teori mengenai asal-usul Formasi Durupınar, termasuk bahwa formasi ini hanyalah batu besar, batuan dasar, atau struktur geologis alami yang kebetulan menyerupai kapal. Namun, pengeboran yang dilakukan oleh tim peneliti memberikan bukti baru yang menantang teori-teori tersebut, meskipun belum ada konsensus ilmiah yang pasti mengenai hubungannya dengan cerita Bahtera Nuh.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Yakin Gundukan di Gunung Turki Sisa Kapal 'Raksasa' Nabi Nuh
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 21.45
Mata Bor Pecah Gali Tanah Diduga Lokasi Bahtera Nabi Nuh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.55
Peneliti Bor Lokasi Diduga Bahtera Nabi Nuh, Mata Bor Mendadak Pecah
Detik.com · 29 September 2026 pukul 08.45
Ilmuwan Pastikan Struktur Aneh di Arafat adalah Bahtera Nuh Asli
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 17.05