Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IMERC 2026 Tekankan Kompetensi Rescuer, Freeport Jadi Juara Umum

Freeport Indonesia berhasil menjadi juara umum dalam kompetisi Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang diselenggarakan selama empat hari dengan partisipasi 24 Emergency Response Team (ERT) dari Indonesia dan Australia. Kompetisi ini menguji kemampuan peserta melalui delapan kategori simulasi darurat, termasuk penyelamatan kecelakaan lalu lintas, ruang terbatas, vertikal, pemadaman kebakaran struktural, bawah air, dan kemampuan individu. Freeport Indonesia menjadi yang terbaik pada empat kategori: Under Water Rescue & Recovery, Individual Skill, Road Crash Rescue, dan Structural Fire Fighting. PT Berau Coal menempati peringkat kedua, sementara PT Cipta Kridatama di peringkat ketiga. Beberapa kategori lain dimenangkan oleh peserta berbeda, seperti PT Cipta Kridatama pada Fire Fighter Combat Challenge dan PT Vale Indonesia pada Confined Space Rescue.

IMERC 2026 dengan tema "Face Up" diselenggarakan oleh PT Putra Perkasa Abadi (PPA) sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan semangat belajar para rescuer menghadapi tantangan keselamatan yang semakin kompleks. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menekankan bahwa kompetisi ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai proses pembelajaran bersama untuk mengasah kemampuan teknis, memperkuat koordinasi, menguji pengambilan keputusan, dan membangun kepercayaan antaranggota tim. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh harus diterapkan kembali di perusahaan untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Sebagai bagian dari penghargaan khusus, PT Petrosea Tbk meraih Best Team Spirit dan Best Team Safety, sementara Best Captain dan Best Medic diberikan kepada Freeport Indonesia. Northern Star Resources meraih Best SCBA. Tri menegaskan bahwa keberhasilan tim tanggap darurat sejatinya tidak hanya diukur dari prestasi di arena kompetisi, tetapi dari kesiapan dan kemampuan saat keadaan darurat benar-benar terjadi.

Berita terkait