Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Indikasi Perburuan Rente Impor Pikap Koperasi Desa

Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga adanya perburuan rente sebesar Rp4,86-5,54 triliun dalam pengadaan pikap 4×4 untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. PT Agrinas Pangan Nusantara, yang ditunjudi untuk mengelola program tersebut, mengimpor 35.000 unit pikap dari Mahindra & Mahindra India melalui perantara PT Bumi Indo Gemilang (BIG). ICW menemukan harga rata-rata pembelian pikap hanya Rp168,8 juta per unit, sementi harga kontrak mencapai Rp255 juta per unit, menimbulkan selisih hingga Rp69,4 juta per unit. Jika dikalikan dengan 80.000 unit yang direncanakan, potensi kerugian negara mencapai triliah rupiah. PT BIG, yang tidak memiliki latar belakang kuat di sektor otomotif, diduga bertindak sebagai perantara yang memperoleh keuntungan besar dari transaksi ini. Direktur PT Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengklaim tidak mengetahui proses pemilihan PT BIG dan menyatakan bahwa penunjukan dilakukan oleh Mahindra & Mahindra.

Berita terkait