Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia Bangun Ekosistem Terapi Sel dan Gen

Indonesia sedang menyiapkan pengembangan terapi sel dan gen sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan untuk menghadapi peningkatan beban penyakit kanker. Pemerintah dan sektor kesehatan mengakui pentingnya precision medicine dengan data genomik. Berdasarkan data IARC 2022, Indonesia memiliki 408.661 kasus kanker baru dan 242.099 kematian. Pemerintah memperkirakan beban kasus dan kematian kanker akan meningkat 63 persen pada 2025-2040 jika strategi tidak berubah. Penguatan dilakukan melalui DBSDLS, BGSI, dan Peraturan BPOM No. 8 Tahun 2025 untuk regulasi ATMP. Kolaborasi antara industri, akademisi, klinisi, dan regulator diperlukan untuk memastikan implementasi aman dan berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait