Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menghadapi Kanker: Diagnosis Tepat, Terapi Tepat, dan Kolaborasi Menjadi Kunci

Kanker bukan lagi dianggap sebagai akhir segalanya. Dengan diagnosis tepat, terapi yang sesuai, dan kolaborasi antarprofesi, pasien dapat hidup lebih lama dan kembali menjalani kehidupan normal. Tema utama ROICAM 13 menekankan pentingnya kekuatan bersama dari berbagai pihak termasuk tenaga medis, pemerintah, akademisi, komunitas pasien, dan masyarakat, dengan pasien sebagai pusat pelayanan.

Berdasarkan GLOBOCAN 2022, terdapat 408.661 kasus baru kanker dan 242.988 kematian akibat kanker di Indonesia. Jika tidak ada perubahan strategi yang signifikan, Rencana Kanker Nasional 2024–2034 memproyeksikan peningkatan beban kasus dan kematian hingga 63% antara 2025 dan 2040. Menghadapi tantangan ini, diperlukan upaya untuk merobohkan 'dinding' yang menghalangi pelayanan kanker, seperti rendahnya kesadaran pencegahan, keterlambatan diagnosis, kesenjangan akses wilayah, keterbatasan SDM, dan tantangan pembiayaan.

Kanker juga tidak boleh dilihat hanya sebagai penyakit pada satu organ. Tumor dapat berkembang sistemik dan memengaruhi fungsi ginjal, hati, paru, jantung, serta menyebabkan komplikasi seperti anemia, infeksi, trombosis, malnutrisi, dan gangguan metabolik. Banyak pasien juga menderita dari kondisi kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ginjal kronik yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian terapi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait