Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Penolakan Israel terhadap Peta Jalan Akhiri Perang Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia dan tujuh negara Muslim lainnya, termasuk Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, mengecam penolakan Israel terhadap peta jalan untuk mengakhiri perang Gaza. Peta jalan ini merupakan bagian dari Rencana Komprehensif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803. Penolakan Israel dinyatakan secara terbuka dan mencakup penolakan terhadap status kenegaraan Palestina.
Para menteri luar negeri delapan negara tersebut menyatakan bahwa langkah Israel membahayakan pelaksanaan rencana dan 'secara mendasar merusak upaya bersama untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi.' Mereka menekankan bahwa penolakan itu merupakan 'penolakan langsung' terhadap rencana komprehensif Trump untuk mengakhiri konflik Gaza.
Dengan demikian, Israel kini dianggap bertanggung jawab atas penghambatan upaya mewujudkan perdamaian di Gaza dan wilayah pendudukan Palestina lainnya. Pernyataan bersama ini mencerminkan kekhawatiran negara-negara Muslim terhadap prospek perdamaian di kawasan dan menegaskan pentingnya dukungan internasional untuk solusi dua negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.54
Indonesia dan 7 Negara Muslim Kutuk Penolakan Israel Atas Rencana Gaza
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.38
Menantu Trump Akan Bertemu Netanyahu Usai Pertemuan dengan Hamas
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.13
Hamas Bertemu Menantu Trump Bahas Rencana Gaza yang Ditolak Israel
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 08.50
Delapan negara kecam penolakan Israel terhadap peta jalan perdamaian Gaza
Berita terkait
Menantu Trump Jared Kushner Lobi Israel untuk Rencana Perdamaian Gaza
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.28
RI kecam Israel yang tolak peta jalan pemulihan Jalur Gaza
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 17.32
Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 22.00
Netanyahu dan Jalan Buntu Perdamaian Gaza
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.49