Indonesia Dapat Keuntungan Berlapis Bila Memproduksi Sendiri Kendaraan Listrik Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar Otomotif ITB, Yannes Martinus Pasaribu, menyatakan Indonesia akan mendapat keuntungan strategis jika mampu memproduksi kendaraan listrik nasional. Secara makro, langkah ini memperkuat kedaulatan energi dengan memangkas impor BBM dan mengubah cadangan nikel menjadi ekosistem baterai bernilai tambah tinggi. Hal ini berpotensi meningkatkan posisi Indonesia dari sekadar pasar menjadi pemain global dalam rantai nilai industri.
Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mempercepat elektrifikasi mobilitas rakyat untuk mengurangi subsidi BBM secara signifikan. Pemerintah akan memberikan insentif bagi produksi satu juta motor listrik dalam negeri oleh pengusaha lokal. Kebijakan ini bertujuan menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperkuat industri komponen dan baterai nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 14.29
Jawa Barat Bakal Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Nasional
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.17
Perusahaan Bikin 1 Juta Motor Listrik Dapat Insentif, Pemerintah Klaim Anggaran Ada
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.40
BAIC Indonesia Raih 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Jadi Model Terlaris
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.49
Prabowo Umumkan Insentif buat Motor Listrik
Berita terkait
Thailand Obral Insentif Pajak Demi Gaet Pabrik Mobil Baru
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 21.00
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05
Siap-Siap! Prabowo Bakal Kurangi Subsidi BBM Secara Signifikan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.26
Prabowo Resmi Luncurkan Motor Listrik Nasional
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.24