Indonesia desak aksi konkret hadapi ancaman kenaikan permukaan laut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendesak aksi konkret internasional dalam menghadapi ancaman kenaikan permukaan laut pada Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York. Indonesia menekankan bahwa kenaikan permukaan laut berdampak langsung pada hilangnya tempat tinggal dan mata pencaharian masyarakat pesisir, sehingga diperlukan penurunan emisi berkelanjutan serta dukungan pendanaan, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas bagi negara berkembang.
Sugiono mendorong kebijakan berbasis data dan sains untuk memperkuat sistem peringatan dini serta perlindungan masyarakat berisiko. Selain itu, Indonesia menegaskan agar kenaikan permukaan laut tidak menciptakan ketidakpastian hukum, dengan tetap menjadikan UNCLOS 1982 sebagai kerangka hukum fundamental batas maritim. Pertemuan ini menghasilkan United Nations Political Declaration on Sea Level Rise untuk memperkuat solidaritas global bagi negara kepulauan dan wilayah terdampak perubahan iklim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 12.45
Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun
Detik.com · 24 September 2026 pukul 21.52
Menteri LH di PBB: Pertumbuhan dan Perlindungan Lingkungan Harus Maju Bersama
Berita terkait
Nepal Tuntut Kompensasi Rp 354 M ke PBB usai Bencana Dipicu Perubahan Iklim
Detik.com · 18 September 2026 pukul 12.30
Hilangnya Es dalam Skala Besar di Greenland dan Antartika
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 08.23
PBB: Kenaikan Suhu Bumi Bakal Lewati Batas 1,5 Derajat Celcius
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.30
Megawati Pertanyakan Peran PBB di Tengah Konflik Dunia
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.22