Indonesia Desk Bertujuan Memperkuat Kerja Sama RI-Kamboja dalam Pemberantasan Online Scam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Desk dibentuk di Kepolisian Kamboja untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Kamboja dalam pemberantasan online scam. Pembentukan ini merupakan hasil kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri RI Arief Havas Oegroseno ke Kamboja pada Juli lalu, yang juga mendirikan Satuan Tugas Bersama. Desk ini melibatkan berbagai instansi dan bertujuan tidak hanya memberantas penipuan daring tetapi juga menangani WNI yang terlibat atau terdampak.
Data dari Kementerian Luar Negeri RI menunjukkan bahwa sejak Januari hingga Agustus, 12.583 WNI telah melapor diri ke KBRI Phnom Penh untuk memohon fasilitasi kepulangan. Sebanyak 8.124 orang sudah kembali ke Indonesia, sementara 991 orang masih berada di penampungan sementara dan lainnya di detensi imigrasi. Namun, kebijakan baru Kamboja yang menghapus pengampunan denda overstay mulai Juli menjadi tantangan, sehingga diperlukan negosiasi lebih lanjut.
Dengan jumlah WNI yang besar, ada urgensi untuk mempercepat identifikasi dan penerbitan dokumen perjalanan, terutama bagi kelompok rentan. Kerja sama ini mencakup aspek perlindungan dan keuangan, mengingat ruang lingkup online scam yang luas.
Bagikan
Berita terkait
Satu WNI ABK MV Tihamah Masih dalam Pencarian, Dua Lainnya akan Dipulangkan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Sugiono Direshuffle, Eks Wamenlu Titip 3 Pesan Ini ke Menlu Baru
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 06.05
Sugiono Ungkap Pesan untuk Menlu Baru Tata: Diplomasi Indonesia Harus Makin Baik
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.55
Menlu Arrmanatha: Politik luar negeri RI tetap selaras arahan Prabowo
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 16.37