Indonesia-Eropa memperkuat kemitraan transportasi berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia dan Eropa memperkuat kemitraan di bidang transportasi berkelanjutan karena sektor ini dianggap vital untuk perekonomian dan pergerakan orang serta barang. Kesepakatan ini ditegaskan dalam Indonesia-Europe Roundtable on Sustainable Transport Development yang diselenggarakan bersamaan dengan RailwayTech Indonesia 2026 di Jakarta, dihadiri oleh para pakar transportasi. Acara tersebut diselenggarakan oleh MASKA bekerja sama dengan Uni Eropa, Pemerintah Jerman, dan KfW Development Bank sebagai bagian dari inisiatif Global Gateway Uni Eropa, dengan tujuan memperkuat infrastruktur transportasi yang berkelanjutan dan tangguh melalui kemitraan internasional.
Komitmen ini mencakup bantuan teknis, transfer teknologi, dan pengetahuan dari Eropa, khususnya Jerman, untuk mengembangkan sistem transportasi yang modern di Indonesia. Sebagai contoh nyata, Jerman berkontribusi pada proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) melalui KfW Development Bank, dengan pendanaan sebesar 236 juta euro untuk tahap pertama guna memodernisasi dan mengelektrifikasi jalur komuter Surabaya-Sidoarjo. Proyek ini bertujuan menciptakan sistem transportasi yang andal, aman, dan tahan terhadap perubahan iklim, didukung oleh bantuan finansial, transfer teknologi, serta pelatihan sumber daya manusia.
Bagikan
- transportasi berkelanjutan
- kerjasama indonesia-eropa
- infrastruktur transportasi
- proyek srll
- global gateway
Berita terkait
Kecelakaan Marak, Kemenhub Gelontorkan Rp10,9 Triliun untuk Keselamatan Transportasi
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.54
Mengayuh di Jakarta, Mencari Ruang yang Aman
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 10.20
KRL Makin Sesak, Satu Gerbong Isinya Bisa 480 Orang!
Detik.com · 23 September 2026 pukul 18.45
Indomobil eMotor Sprinto Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 05.52