Indonesia Hadapi Era Agentic AI, Regulasi hingga Talenta Jadi Tantangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia menghadapi tantangan baru dengan munculnya agentic AI, teknologi kecerdasan buatan yang mampu menjalankan tugas operasional hingga mengambil keputusan secara mandiri. Diskusi dalam Forum Techpresso menyoroti bahwa kesiapan menhadiri tiga pilar: regulasi yang adaptif dan beretika, ketahanan siber, serta kesiapan talenta digital. Menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, agentic AI sudah mulai digunakan perusahaan untuk mengotomatisasi proses, namun menimbulkan risiko seperti silent autonomy di mana AI mengambil keputusan tanpa pengawasan manusia. Pemerintah mendorong penerapan risk-based framework dengan prinsip human centric dan human in the loop untuk mengelola risiko tersebut.
Dari sisi infrastruktur, Indonesia memiliki basis yang cukup kuat dengan penetrasi internet mencapai 80,6 persen dan cakupan 4G sekitar 97 persen wilayah berpenduduk. Namun, penguatan jaringan 5G dan pengembangan talenta digital tetap menjadi prioritas. Nezar menekankan pentingnya mendidik talenta bukan hanya sebagai pengguna AI, tetapi juga sebagai pencipta dan pengembang teknologi.
Menurut Tenaga Ahli Utama BRIN Hammam Riza, Indonesia harus beralih dari sekadar menjadi pengguna AI menuju menjadi produsen riset, algoritma, dan inovasi. Kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan lembaga riset diperlukan untuk mencapai kedaulatan teknologi. Indonesia juga perlu mempersiapkan diri menghadapi perkembangan AI berikutnya seperti Artificial General Intelligence (AGI) dan Artificial Super Intelligence (ASI).
Bagikan
Berita terkait
Dorong Ekonomi Digital, Platform Agentic AI Terbaru Resmi Diperkenalkan di Builders Day 2026
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.07
Mark Zuckerberg Tolak Proposal Regulator AI Nasional dalam Pembicaraan Pribadi dengan Donald Trump
JawaPos · 8 September 2026 pukul 17.32
PBB: Kecerdasan buatan dapat jadi ancaman bagi umat manusia
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 09.44
Kebutuhan Talenta AI Meningkat, Pendidikan Berbasis Teknologi Jadi Makin Penting
kumparan · 6 September 2026 pukul 19.33