Indonesia Siapkan Standar Keselamatan Motor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pameran GIIAS 2026 menampilkan sejumlah mobil baru yang telah memperoleh peringkat keselamatan ASEAN NCAP, namun transparansi serupa belum tersedia untuk sepeda motor yang mendominasi pasar dengan penjualan 3,13 juta unit pada semester pertama 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatat pertumbuhan penjualan motor 1,1% year-on-year per Juni 2026, menegaskan urgensi informasi keselamatan yang mudah dipahami konsumen.
Anggota Komite Teknis ASEAN NCAP, Adrianto Sugiarto, menilai konsumen tidak seharusnya dibebani memahami detail teknis fitur keselamatan secara mandiri. Indonesia kini mengembangkan Indonesian Motorcycle Assessment Program (ID-MAP) di bawah Indonesian Road Safety Rating (IDRS) dengan referensi standar internasional termasuk UNR 78 sistem pengereman. IDRS bekerjasama dengan BPLJSKB Kementerian Perhubungan untuk pemanfaatan fasilitas uji.
Tantangan muncul dari perdebatan urgensi fitur seperti ABS, Smart Key System, dan Emergency Stop Signal pada motor kapasitas kecil yang dianggap menambah biaya. PT Suzuki Indomobil Sales menyatakan siap patuh pada regulasi pemerintah. Standarisasi keselamatan juga dibahas dalam RUU Perubahan Ketiga UU Lalu Lintas, dengan harapan ID-MAP menjadi rujukan utama konsumen dalam memilih motor yang aman, bukan hanya unggul desain dan harga.
Bagikan
Berita terkait
Menimbang Motor Listrik Nasional: Transisi Energi, Kemacetan, dan Keselamatan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 10.36
Daftar Harga Motor Listrik Agustus 2026: Mulai Rp12 Jutaan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.33
Mobil Jerman Mulai Kehilangan Pangsa pasar, Apa yang Sedang Terjadi?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.55
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58