Indonesia Tetap Lanjutkan Impor Minyak Rusia Meski Terancam Tarif AS 100%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia tetap melanjutkan impor minyak mentah dari Rusia guna menjaga ketahanan energi dan memenuhi kebutuhan domestik. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pengadaan minyak didasarkan pada kepastian pasokan, aspek ekonomi, dan kepatuhan aturan, serta memastikan ketersediaan stok minyak mentah tetap aman.
Keputusan ini diambil meski Amerika Serikat telah menandatangani Lindsey O. Graham Sanctioning Russia and Iran Act of 2026. Undang-undang tersebut memberi wewenang Presiden AS untuk mengenakan tarif hingga 100% bagi negara pembeli besar energi Rusia atau pihak yang membantu penghindaran sanksi, walaupun saat ini Indonesia tidak secara langsung ditetapkan sebagai sasaran tarif tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.55
Bidik Sektor Kelistrikan Indonesia, Kayak Analytics Andalkan AI untuk Pantau Kondisi Aset
Berita terkait
Impor Minyak Rusia, Bahlil: Kita Tidak Boleh Diintervensi Siapa Pun!
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.40
Bahlil Ungkap Impor Minyak Mentah Rusia Tahap Dua Sudah Jalan
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 20.30
Indonesia Sodorkan Penawaran 138 Blok Migas ke Rusia
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 21.47
Prabowo Sebut RI Telah Buka 138 Blok Migas, Rusia Diajak Investasi
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.15