Impor Minyak Rusia, Bahlil: Kita Tidak Boleh Diintervensi Siapa Pun!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa impor minyak mentah dari Rusia adalah kebijakan pemerintah melalui kontrak G-to-G yang tidak boleh diintervensi pihak mana pun. Langkah ini diambil demi kedaulatan bangsa dan kepentingan rakyat dengan mengutamakan skala prioritas ekonomi di tengah kondisi global. Impor ini telah terealisasi melalui BLU Lemigas sesuai Perpres Nomor 26 Tahun 2026, bukan melalui aksi korporasi PT Pertamina.
Total pasokan minyak yang didapat mencapai 150 juta barel dengan harga khusus, hasil komitmen Presiden Vladimir Putin kepada Presiden Prabowo Subianto. Awalnya Rusia menyetujui 100 juta barel, namun ditambah 50 juta barel untuk membantu Indonesia menghadapi gejolak ekonomi dunia. Cadangan minyak ini akan disimpan di Indonesia sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakstabilan ekonomi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 20.30
Bahlil Ungkap Impor Minyak Mentah Rusia Tahap Dua Sudah Jalan
Detik.com · 11 September 2026 pukul 16.07
Bahlil Sebut Impor Minyak Rusai Tahap Dua Sudah Mulai Jalan
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 21.00
Daftar 10 Negara Eropa Pengimpor Minyak Terbesar
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 17.47
Bahlil Tegaskan Kedaulatan Energi RI Tak Boleh Diintervensi, Minyak Rusia Mulai Dibeli
Berita terkait
Rusia: Uni Eropa Lakukan Harakiri dan Bangga Nyatakan Rakyatnya Harus Menderita
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 12.28
Prabowo Buka 138 Blok Energi untuk Rusia, Perusahaan Negeri Putin Diajak Masuk Indonesia
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 10.56
RI Proses Impor Minyak Tahap Kedua dari Rusia, Berapa Banyak?
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.25
Bahlil Sebut RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang Impor Minyak Rusia
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.00