Indonesia-Uzbekistan Jajaki Kerja Sama Wisata Religi hingga Pendidikan Islam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Haji dan Umrah Indonesia, Mochammad Irfan Yusuf (Gus Irfan), bertemu Wakil Gubernur Bukhara Uzbekistan, Botirjon Shahriyorov, di Bukhara pada 7 September 2024. Pertemuan ini menjadi upaya memperkuat kerja sama di bidang pendidikan Islam, wisata religi, dan pertukaran pengetahuan. Gus Irfan menilai Bukhara dan Samarkand sebagai pusat peradaban Islam yang memiliki kedekatan sejarah dengan masyarakat Indonesia, dengan banyak ulama yang dikenal di Indonesia. Botirjon menyambut peluang kerja sama tersebut, menyoroti posisi Bukhara sebagai pusat pendidikan Islam dengan tradisi madrasah berusia lebih dari 1000 tahun. Imam Besar Bukhara juga hadir dan menekankan bahwa kekuatan kota ini terletak pada warisan arsitektur serta tradisi keilmuan Islam. Gus Irfan menyatakan kekayaan sejarah membuka peluang pengembangan wisata religi yang dapat menawarkan perjalanan spiritual, sejarah, dan warisan peradaban Islam. Hubungan kedua negara dievaluasi memiliki modal kuat dalam hal sejarah, keagamaan, dan budaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.20
Indonesia-Uzbekistan Perkuat Kerja Sama Keagamaan dan Wisata Religi
Berita terkait
Jelang 100 Tahun Ponpes Gontor, Gus Kikin Harap Hubungan dengan NU Kian Harmonis
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 18.39
Gresik dan Ironi Wisata Sejarah: Ramai di Makam, Sepi di Kedaton
kumparan · 4 September 2026 pukul 13.00
Cerita Suster Felika, Tetap Pakai Jubah Biarawati Meski Kuliah di Kampus Islam
kumparan · 2 September 2026 pukul 18.32
Muslim LifeFest 2026 Hadirkan Produk Halal dan Pendidikan Islam
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 13.00