Antisipasi Lonjakan Transaksi Akhir Tahun, Bank Butuh Bandwidth Fleksibel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3336882/original/076787600_1609315234-20201230-Sistem-Digital-Perbankan-4.jpg)
Perbankan nasional menghadapi lonjakan data pada momen kritis seperti penutupan buku bulanan, akhir tahun, pemrosesan gaji, dan pemulihan bencana. Kebutuhan ini menuntut infrastruktur digital yang fleksibel, scalable, dan resilient. Lintasarta menyediakan layanan Bandwidth on Demand (BWoD) yang memungkinkan bank menyesuaikan kapasitas hingga 1 Gbps secara mandiri. Layanan ini telah tersedia di 84 kota di Jawa pada 2026. Dewan Komisioner OJK periode 2022-2026 menekankan pentingnya penguatan infrastruktur teknologi untuk mendukung transformasi digital perbankan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.30
BPD vs BPR dalam Kredit ASN: Mengapa Posisi Keduanya Tak Seimbang?
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.12
Video: Babak BaruTransformasi Digital, BATIC 2026 Hadirkan Hal "Baru"
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 20.09
OJK Beberkan Kinerja dan Risiko Sektor Perbankan di Kuartal III Tahun 2026
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.58
Optimisme Perbankan Terjaga di Triwulan III meski Global tidak Menentu
Berita terkait
Garap Potensi Ekonomi Digital, OJK Imbau Hal Ini ke Perbankan
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.41
OJK: Perbankan optimis pada triwulan III 2026 di tengah ketidakpastian
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 18.50
OJK: Bank digital perlu bangun ekosistem jadi bisnis berkelanjutan
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 19.23
Inovasi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan BNI, Niai Transaksi wondr Tembus Rp958 Triliun
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 18.37