Ini Kejutan Baru Iran! Siap Gunakan Senjata Baru dan Ubah Geografi Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menyatakan bahwa serangan baru terhadap wilayahnya akan menyebabkan perubahan signifikan dalam geografi perang dan penggunaan senjata militer baru. Brigadir Jenderal Kelas Dua Hossein Mohebbi dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan pesan ini pada hari Senin, menegaskan bahwa Iran akan memperkenalkan senjata serta peralatan militer dengan kemampuan baru yang diharapkan akan membuat dunia 'takjub'. Ia juga menyatakan bahwa serangan tersebut akan mengubah peta wilayah perang secara signifikan.
Mohebbi menuduh Amerika Serikat telah mengalami kekalahan strategis dalam konflik dengan Iran, menyebutnya sebagai 'kekalahan yang bersejarah sekaligus memalukan'. Ia menyatakan bahwa AS dan Israel tidak memiliki keberanian untuk mengakui kekalahan tersebut. Konflik sebelumnya antara Iran dengan AS dan rezim Israel dilaporkan berlangsung selama 12 hari pada Juni 2025, dan 40 hari mulai 28 Februari 2026 hingga awal April 2026.
Pernyataan ini muncul sebagai bagian dari retorika Iran yang menekankan kesiapan militer dan kemampuan pembelaan diri terhadap agresi asing, sambil mengumbar ancaman akan penggunaan senjata baru dalam respons terhadap serangan potensial di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 15.33
Jika AS Menyerang, Iran Bakal Pakai Senjata Baru dan Incar Target Baru
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 09.30
Iran Ajukan 3 Syarat ke AS untuk Akhiri Perang, Tunggu Jawaban Trump
Berita terkait
IRGC Ungkap Kemampuan dan Produksi Rudal Iran Terus Berlanjut
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 16.22
Iran Minta AS Terima Kenyataan Jet Tempurnya Mudah Diburu dan Dihancurkan
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 07.31
33 Juta Orang Mendaftar untuk Inisiatif Pertahanan Iran, Siap Dikerahkan dalam Perang
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 19.25
Memanas Lagi! Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz
Detik.com · 18 September 2026 pukul 12.11