Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Jika AS Menyerang, Iran Bakal Pakai Senjata Baru dan Incar Target Baru

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memperingatkan akan menyerang target baru dan menggunakan senjata baru jika Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap Teheran. Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menyatakan bahwa pasukannya siap menghadapi konflik berkepanjangan dan akan menghadirkan senjata dengan kemampuan baru di medan perang. Target yang akan diserang juga akan berbeda dari sebelumnya, dengan kata-katanya, "kami memiliki target-target baru yang belum pernah diserang".

Pernyataan ini muncul setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengungkapkan informasi mengenai kemungkinan AS akan melancarkan serangan baru terhadap Iran. Mereka menyebut, keputusan serangan tersebut didapatkan dalam pertemuan gabungan AS dengan sejumlah negara kawasan di sebuah negara Eropa.

Angkatan Bersenjata Iran juga memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan ditanggapi dengan serangan berkelanjutan terhadap pangkalan dan kepentingan AS di Timur Tengah. Selain itu, negara-negara kawasan yang mendukung AS dalam serangan diancam akan dianggap terlibat dan tidak akan mendapat perlakuan lembut dari militer Iran.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait