Jika AS Menyerang, Iran Bakal Pakai Senjata Baru dan Incar Target Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memperingatkan akan menyerang target baru dan menggunakan senjata baru jika Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap Teheran. Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menyatakan bahwa pasukannya siap menghadapi konflik berkepanjangan dan akan menghadirkan senjata dengan kemampuan baru di medan perang. Target yang akan diserang juga akan berbeda dari sebelumnya, dengan kata-katanya, "kami memiliki target-target baru yang belum pernah diserang".
Pernyataan ini muncul setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengungkapkan informasi mengenai kemungkinan AS akan melancarkan serangan baru terhadap Iran. Mereka menyebut, keputusan serangan tersebut didapatkan dalam pertemuan gabungan AS dengan sejumlah negara kawasan di sebuah negara Eropa.
Angkatan Bersenjata Iran juga memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan ditanggapi dengan serangan berkelanjutan terhadap pangkalan dan kepentingan AS di Timur Tengah. Selain itu, negara-negara kawasan yang mendukung AS dalam serangan diancam akan dianggap terlibat dan tidak akan mendapat perlakuan lembut dari militer Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 13.25
Iran Beri Peringatan Keras: Ancam Serang Semua Pangkalan Militer AS Jika Diserang Lagi
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 16.15
Ini Kejutan Baru Iran! Siap Gunakan Senjata Baru dan Ubah Geografi Perang
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 14.47
IRGC Klaim AS Tidak Memiliki Keberanian Akui Kekalahan
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 09.30
Iran Ajukan 3 Syarat ke AS untuk Akhiri Perang, Tunggu Jawaban Trump
Berita terkait
Perang Makin Sengit, Iran Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.34
Mural Mitologi Iran Ancam Tentara AS akan Tenggelam di Teluk Persia
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.26
Iran klaim berhasil tembak jatuh dua drone AS di dekat Selat Hormuz
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 16.53
Iran Hancurkan Kapal Mata-Mata Saildrone AS di Pintu Masuk Selat Hormuz
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 08.30