Ini Pesawat Tempur yang Pernah Bikin AS Ubah Strategi di Udara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pesawat tempur MiG milik Vietnamese Peoples' Air Force (VPAF) pernah menjadi ancaman serius bagi militer Amerika Serikat (AS) selama Perang Vietnam. VPAF didirikan pada 1959 dan mulai menerima jet tempur dari Uni Soviet pada Februari 1964, yaitu 36 unit MiG-15 dan MiG-17. Pada November 1965, VPAF menerima MiG-21 pertama, sementara MiG-19 buatan Tiongkok baru muncul di akhir konflik dengan kinerja yang lebih rendah dibandingkan MiG-17 dan MiG-21. Armada MiG Vietnam Utara mencapai puncaknya sebanyak 206 pesawat pada 1972, didukung oleh pasokan dari Uni Soviet dan Tiongkok. Tujuan utama serangan MiG bukan untuk bertempur secara terbuka, tetapi untuk mengganggu penerbangan pengebom AS dan memaksa jet tempur-pengebom AS seperti F-4 dan F-105 untuk membuang bom sebelum mencapai sasaran. MiG yang kecil dan lincah memanfaatkan posisi ideal untuk serangan cepat satu kali, lalu melarikan diri ke wilayah aman seperti Tiongkok atau zona terlarang di sekitar Hanoi dan Haiphong. Berdasarkan dokumen militer AS tahun 1966, ancaman ini mendorong AS untuk mengubah strategi operasi udara. Akibat tekanan dari ancaman MiG, Jenderal William C. Westmoreland menilai strategi penahapan tidak efektif dan mengusulkan perubahan strategi. AS pun mulai merekomendasikan penghancuran langsung terhadap pangkalan udara MiG, fasilitas pendukung, dan armada jet tempur Vietnam Utara. Selain itu, komandan militer di lapangan diberi kebebasan untuk menyerang jalur logistik dan target musuh tanpa pembatasan operasional yang menghambat.
Bagikan
Berita terkait
GAPASDAP Desak Spesifikasi Kapal Virgo Transport 8 Dibuka dan Diperiksa
JawaPos · 19 September 2026 pukul 18.30
Prabowo: Pemimpin Indonesia Harus Pintar, Jangan Mudah Dibohongi
JawaPos · 19 September 2026 pukul 18.30
Cerita Wulan Boyong Keluarga dari Bogor demi Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Detik.com · 19 September 2026 pukul 18.25
Polisi Buka Suara soal Dugaan Teror Wanita Ditendang di Mal Jakpus
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 18.24