Innalillahi, Warga Ketapang Tewas saat Karhutla, Kondisi Jasad Terbakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satu warga di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat tewas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut Kepala BPBD Ketapang Yunifar Purwantoro, korban diduga tewas ketika mencoba menerobos kawasan yang dipenuhi asap tebal saat hendak pulang. Akibat kekurangan oksigen, korban pingsan dan tubuhnya terbakar api di sisi kanan dan kiri jalan. Selain korban meninggal, satu warga lanjut usia mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit dr. Agoesdjam Ketapang untuk perawatan medis.
Upaya pemadaman api masih berlangsung di beberapa titik di wilayah Ketapang. Tim gabungan terus melakukan pemadaman sejak dini hari dan kembali diterjunkan ke lapangan pada pagi hari. Untuk mendukung operasi pemadaman, helikopter water bombing juga mulai dioperasikan, khususnya di kawasan Desa Pelang dan Bukit Gunung Skuri di Kecamatan Sungai Laur yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Menurut pihak BPBD, kondisi karhutla di Ketapang belum sepenuhnya terkendali hingga saat ini. Upaya pemadaman masih dilakukan secara intensif, namun kondisi lahan dan hutan yang sulit dijangkau membuat proses pemadaman semakin menantang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.11
Kronologi Warga Terobos Asap Karhutla di Ketapang Berujung Tewas Terbakar
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.02
Warga Tewas Terbakar Saat Terobos Kepulan Asap Karhutla di Ketapang
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.21
Karhutla Ketapang Kalbar, Satu Orang Dilaporkan Tewas
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.24
Picu Kebakaran 27 Ha Lahan Berhari-hari, Pria di Pelalawan Jadi Tersangka
Berita terkait
Karhutla Jatim Capai 9.269 Hektare, Terjadi 136 Kali di 25 Daerah
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.08
Karhutla Jawa Barat Tembus 264 Kejadian, Sumedang Paling Banyak
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 16.00
14 Gunung di Jatim Terbakar Sepanjang Kemarau 2026
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 06.21
Karhutla Kepung 14 Gunung di Jatim, 5 Masih Ditangani Tim Gabungan
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.46