Inovasi Baterai EV Berbentuk Prismatik Hasil Kolaborasi GM dengan Samsung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Samsung SDI dan General Motors (GM) memperluas kerja sama untuk mengembangkan baterai berbentuk prismatik generasi baru yang menargetkan kepadatan energi tinggi dan pengisian daya lebih cepat. Inovasi ini menjadi bagian dari penelitian dan pengembangan bersama guna memenuhi kebutuhan kendaraan listrik masa depan.
Samsung SDI juga akan mengakuisisi 49,99 persen saham GM di Synergy Cells, perusahaan patungan yang didirikan keduanya pada 2024. Transaksi ini membuat Samsung SDI menguasai penuh Synergy Cells, yang dibentuk untuk membangun fasilitas produksi baterai di Indiana, Amerika Serikat. Pabrik diproyeksikan memiliki kapasitas lebih dari 30 gigawatt jam (GWh) per tahun, meski jadwal operasional komersial belum ditetapkan.
Langkah ini membuka peluang Samsung SDI untuk memperluas bisnis baterai di pasar AS, termasuk memasok kebutuhan sistem penyimpanan energi (ESS) yang permintaannya terus meningkat.
Bagikan
Berita terkait
SUV Listrik Denza Dapat Penyegaran, Jarak Tempuh Diklaim Tembus 1.000 Km
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 09.03
Chevrolet Memutuskan Tak Lagi Menjual Mobil Baru, Ini Alasannya
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.52
Siap-Siap Pabrik Baterai EV ke-2 RI Segera Beroperasi, Ini Pemiliknya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.35
RI Bersiap Punya Pabrik Baterai Terbesar, Ini Profilnya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.55