Chevrolet Memutuskan Tak Lagi Menjual Mobil Baru, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Chevrolet akan menghentikan penjualan mobil baru di China setelah hampir 21 tahun beroperasi di negara tersebut. General Motors (GM) mengonfirmasi bahwa bisnis ritel Chevrolet di China akan dihentikan, namun produksi kendaraan tetap berlanjut.
GM akan mengubah peran pabrik produksinya di China bersama SAIC Motor menjadi basis ekspor kendaraan ke pasar internasional. Produksi Chevrolet di China akan difokuskan untuk memenuhi permintaan di Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Meksiko, dan kawasan Asia-Pasifik.
Presiden GM China sekaligus Wakil Presiden Eksekutif GM Global, John Roth, menyatakan bahwa perusahaan melihat peluang lebih besar dengan mendistribusikan kendaraan produksi China ke berbagai negara. GM menilai jajaran produk Chevrolet saat ini lebih sesuai untuk kebutuhan pasar ekspor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 07.24
Chevrolet Hentikan Penjualan di China, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.48
Mendag Minta Industri Otomotif Manfaatkan Perjanjian Dagang Jadi Modal Ekspor
Berita terkait
Wow! Changan Nevo A06 Terbaru Diklaim Memiliki Jarak Tempuh 800 Km
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.26
China Siap-Siap Masuk Madura, Bangun Komplek Pabrik di Sini
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.45
Investor China, Korea hingga Jepang Berebut Masuk Madura, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.10
Karya Warga Binaan Lapas Purwokerto Tembus Pasar China
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 14.17