Intelijen Sebut Uni Eropa Berencana Mengganggu Pemilu Rusia Bulan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menuduh Uni Eropa (UE) sedang menyelaraskan upaya untuk mengganggu dan mendiskreditkan pemilihan umum Rusia yang akan dilaksanakan pada 18-20 September. Pemilu ini akan memperebutkan 450 kursi Duma Negara periode kesembilan sekaligus pemilihan umum tingkat daerah dan lokal. SVR mencurigai negara-negara Eropa mendorong Ukraina meningkatkan serangan di wilayah Rusia, serta membahas kemungkinan serangan siber terhadap infrastruktur pemilu. Selain itu, SVR menyebut pemerintah UE bekerja sama dengan kelompok oposisi Rusia di luar negeri untuk mendorong boikot dan menggugat hasil pemilu. SVR juga memperkirakan Majelis Parlemen Dewan Eropa dan Parlemen Eropa sedang menyusun pernyataan yang menolak hasil pemilu Rusia dengan alasan dugaan pelanggaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Daftar 8 WNI Diduga Gabung Tentara Rusia untuk Perang Lawan Ukraina, Kemlu Masih Lakukan Verifikasi
Berita terkait
Menteri Luar Negeri Rusia Tuduh Uni Eropa Melakukan Perampokan dan Pembajakan
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 11.00
Pertemuan Putih-Trump-Zelensky hanya Mungkin Digelar untuk Merampungkan Kesepakatan Konflik Ukraina
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 21.05
Pertemuan Putin-Trump-Zelensky hanya Mungkin Digelar untuk Merampungkan Kesepakatan Konflik Ukraina
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 21.05
Militer Rusia Sukses Gelar Uji Coba Peluncuran ICBM dari Plesetsk Cosmodrome
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 05.00