Menteri Luar Negeri Rusia Tuduh Uni Eropa Melakukan Perampokan dan Pembajakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, pada hari Kamis menuduh Uni Eropa melakukan "perampokan" dan "pembajakan" terkait tindakan yang menyasar kapal-kapal pengangkut muatan energi Rusia. Tuduhan ini disampaikan dalam wawancara dengan penyiar televisi pemerintah VGTRK, sebagaimana dilansir Anadolu pada 14 Agustus.
Lavrov mengkritik Uni Eropa yang menciptakan konsep "armada bayangan" untuk menggambarkan kapal yang tidak mematuhi pembatasan ekspor energi Rusia, meskipun konsep ini tidak tercantum dalam dokumen resmi. Ia menyatakan bahwa UE berupaya membatasi kemampuan Rusia dalam memperoleh pendapatan di pasar internasional dan menganggap keputusannya sendiri lebih tinggi dari hukum internasional. Lebih lanjut, UE memberikan wewenang kepada negara anggotanya untuk menghentikan, memeriksa, menyita, serta menjual muatan kapal Rusia, dengan hasil penjualan yang berpotensi dialihkan ke Ukraina.
Atas tindakan ini, Lavrov memperingatkan bahwa Rusia akan merespons dengan tindakan serupa. Presiden Vladimir Putin telah menyatakan dengan jelas bahwa Rusia akan membalas "perampokan dan pembajakan" ini, dan Rusia sendiri akan memilih targetnya. Target potensialnya adalah kapal-kapal yang beroperasi demi kepentingan negara-negara yang menjadikan tindakan tersebut sebagai bagian dari kebijakan resmi mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.30
Tiba-Tiba Jepang Panas ke Rusia, Ada Apa dengan Putin?
Berita terkait
Sekjen NATO Mark Rutte Sebut Rusia Semakin Nekat
VOI · 3 September 2026 pukul 04.00
Presiden Pezeshkian Berterima Kasih Atas Sikap Rusia Selama Perang Timur Tengah
VOI · 2 September 2026 pukul 08.30
Intelijen Sebut Uni Eropa Berencana Mengganggu Pemilu Rusia Bulan Ini
VOI · 1 September 2026 pukul 04.00
Presiden Putin Puji Persahabatan Rusia-Myanmar Kuat dan Teruji Waktu
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 09.10